Mourinho kembali ke Bernabéu untuk pertama kali sejak 2013, saat Real Madrid akan menghadapi Real Sociedad pada pertandingan yang semula dijadwalkan di awal musim. Kembalinya sang pelatih ke stadion tersebut menjadi sorotan utama menjelang laga yang sempat ditunda karena keterlibatan pemain kedua tim di final Piala Dunia.

Suasana berbeda diharapkan di Santiago Bernabéu, dengan Mourinho menegaskan bahwa fokus utamanya adalah tim dan bukan sambutan pribadi. Di lapangan, Madrid datang setelah kemenangan dramatis yang memberi momentum sebelum pekan sibuk berisi dua partai.
Mourinho kembali dan suasana di Bernabéu
Rekaman terakhir Mourinho sebagai pelatih tamu di Bernabéu terjadi pada 1 Juni 2013, saat ia meninggalkan kursi pelatih setelah tiga musim penuh tekanan. Kini, 13 tahun dan 4.833 hari kemudian, ia kembali ke stadion itu sebagai pelatih Real Madrid dalam periode kedua. Pada konferensi pers pra-pertandingan, Mourinho merendah: ia meminta agar perhatian tertuju pada klub dan gairah suporter, bukan kepada dirinya sendiri.
Pilihan susunan pemain dan rotasi
Pelatih memilih strategi rotasi untuk menyesuaikan ritme pemain usai pra-musim yang tidak biasa akibat ajang Piala Dunia. Beberapa perubahan diprediksi terjadi pada posisi bek sayap, di mana Marc Cucurella dan Trent Alexander-Arnold diperkirakan masuk menggantikan Álvaro Carreras dan Denzel Dumfries. Di jantung pertahanan ada kemungkinan Antonio Rüdiger menggantikan Ibrahima Konaté.
Di lini tengah, karena Aurelien Tchouaméni dinyatakan belum sepenuhnya fit, Fede Valverde akan dipasangkan kembali dengan Bernardo Silva. Peran kreatif di depan diprediksi dipegang Arda Güler bersama Jude Bellingham, yang baru saja bergabung kembali dan masih berupaya meningkatkan kebugaran pertandingan. Garis serang ditopang oleh Vinícius Júnior dan Kylian Mbappé sebagai ujung tombak.
Real Sociedad datang dengan ambisi dan catatan awal
Real Sociedad tiba di Madrid setelah menelan kekalahan 0-1 dari Real Betis di laga pembuka LaLiga. Meski kalah, tim asuhan entrenador Matarazzo menunjukkan kemampuan menciptakan peluang namun terhalang mistar, penyelamatan kiper lawan, serta beberapa keputusan yang kurang akurat di penyelesaian akhir.
Meski menghadapi atmosfer sulit di Bernabéu, Real Sociedad memiliki riwayat menghadirkan pertandingan kuat melawan Madrid di stadion ini. Matarazzo kemungkinan tidak melakukan banyak perubahan pada susunan pemain yang turun di laga sebelumnya, meskipun ada perhatian pada kondisi beberapa pemain: Ander Barrenetxea berlatih terpisah sebagai tindakan pencegahan, sementara Guedes dan Gorrotxategi mulai kembali bergabung dalam sesi latihan kelompok. Pablo Marín masih menjalani program individual setelah ditarik karena masalah kebugaran.
Momentum, penghormatan, dan tekanan emosional
Selain aspek teknis, pertandingan ini akan memuat momen penghormatan untuk Marc Cucurella yang masuk dalam daftar tim nasional pemenang Piala Dunia; Madrid berencana memberikan pengakuan sebelum kick-off. Di sisi emosi, Mourinho dan beberapa pemain seperti Vinícius Júnior serta Mbappé pernah mendapat reaksi campuran dari pendukung musim lalu; kedatangan mereka kali ini diliputi suasana baru menjelang kompetisi yang panjang.
Madrid membawa modal moral dari gol penentu Carlos Espiña di menit terakhir melawan Espanyol yang memberi kemenangan penting sebelum jeda internasional. Kemenangan tersebut memberi ketenangan untuk menghadapi pekan sibuk dan ujian pertama di kandang bagi Mourinho dalam periode keduanya.
Potensi jalannya laga
Pertandingan diprediksi berlangsung intens dengan Real Madrid berupaya mengendalikan tempo melalui kombinasi Bernardo Silva, Valverde, dan kreativitas Arda Güler, serta daya ledak Bellingham. Real Sociedad kemungkinan mengandalkan transisi cepat dan efektivitas di depan gawang untuk memanfaatkan setiap celah di lini belakang Madrid.
Rotasi yang diterapkan Madrid bisa menjadi kunci, baik untuk menjaga kondisi pemain kunci maupun menutup kelemahan yang sempat terlihat selama pramusim. Sementara itu, Sociedad dituntut lebih tajam dalam penyelesaian akhir agar tidak terbuai oleh tekanan atmosfer di Bernabéu.
Dengan kombinasi faktor olahraga dan emosional—kembalinya Mourinho, penghormatan kepada Cucurella, serta keinginan kedua tim memulai musim dengan catatan positif—pertandingan ini berpotensi menyajikan duel taktikal menarik yang akan diuji di lapangan hijau.
