Juli N Lvarez menjadi salah satu perhatian utama dalam pembahasan ini. Julián Álvarez tetap menjadi target transfer Arsenal, meskipun sumber menyebut penyerang tersebut lebih memilih bergabung dengan Barcelona. Situasi ini menjadi rumit karena Atlético Madrid dikabarkan tidak bersedia melepas pemainnya ke klub rival di La Liga.

Arsenal telah mengambil langkah penting dalam perombakan skuat musim panas ini dengan sepakat melepas beberapa pemain, namun upaya mereka untuk mendatangkan Álvarez kini menghadapi batas waktu dan preferensi kuat sang pemain.
Juli N Lvarez dalam Sorotan
Dalam beberapa langkah transfer terakhir, Arsenal disebut setuju menjual Gabriel Martinelli, Gabriel Jesus, dan Fábio Vieira dalam rangka menyeimbangkan skuad dan keuangan. Ketiga penjualan itu diperkirakan membawa pemasukan kolektif yang melebihi angka £70 juta, sehingga klub berharap punya ruang untuk mendatangkan striker baru.
Namun, meski secara finansial Arsenal tampak siap, pembicaraan tidak hanya soal dana. Ada faktor preferensi pemain dan sikap klub penjual yang kini menjadi kendala utama bagi upaya mendatangkan Julián Álvarez.
Álvarez disebut hanya menginginkan Barcelona
Menurut informasi yang beredar, Julián Álvarez memberi sinyal kuat bahwa tujuan utamanya adalah Barcelona. Keinginan tersebut membuat pendekatan Arsenal semakin sulit, karena sang pemain tampak tidak tertarik kembali ke Premier League kecuali opsi Barcelona tidak memungkinkan.
Baca juga: Simeone Akui Peluang Kepergian Julian Alvarez Masih Terbuka di Tengah Minat Arsenal dan Barcelona
Mikel Arteta, manajer Arsenal, diklaim telah berbicara langsung dengan Álvarez pekan lalu untuk mencoba meyakinkan sang penyerang agar mempertimbangkan kembali tawaran Arsenal. Namun, respons yang diterima menyatakan preferensi pemain tetap condong ke Barcelona.
Atlético tegas tak ingin jual ke rival La Liga
Sikap Atlético Madrid menjadi faktor penentu lain. Klub Spanyol itu disebut menolak kemungkinan melepas Julián Álvarez ke klub lain di La Liga, termasuk Barcelona, sekaligus menegaskan bahwa mereka tidak berniat membantu memperkuat rival domestik.
Ketegangan sempat meningkat ketika Álvarez tidak dimasukkan dalam skuad Atlético untuk laga melawan Sevilla; kendati demikian, pemain itu kembali mengikuti sesi latihan klub pada hari Minggu setelah absen dari komposisi pertandingan tersebut.
Waktu yang menipis bagi Arsenal
Dengan preferensi pemain yang jelas dan posisi Atlético yang kukuh, peluang Arsenal untuk merekrut Álvarez dikatakan semakin sempit. Klub London Utara harus bertindak cepat jika ingin mengubah arah negosiasi, sementara juga mengelola dampak dari kepergian pemain seperti Martinelli dan Jesus.
Sampai titik ini, belum ada indikasi bahwa pihak Atlético akan berubah sikap atau bahwa Julián Álvarez melunak pada pilihannya. Arsenal kini berada dalam posisi yang menuntut keputusan strategis cepat, baik untuk menuntaskan transfer alternatif maupun mengupayakan pendekatan berbeda pada kasus Álvarez.
Pergerakan selanjutnya pada bursa transfer kemungkinan akan memperjelas nasib transfer ini—apakah Arsenal bisa menggoda sang penyerang untuk berganti rencana, atau semua pihak harus menerima bahwa Álvarez hanya ingin bergabung dengan Barcelona sementara Atlético tetap kukuh pada kebijakan mereka.
